Jakarta (ANTARA) - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh melakukan inspeksi mendadak (sidak) persiapan pelaksanaan ujian nasional (UN) tingkat sekolah menengah pertama di wilayah Jakarta Utara.
"Pada pagi hari ini, saya berharap ujian nasional untuk SMP dapat dilaksanakan dengan lancar. Kita doakan semoga anak-anak bisa mengerjakan soal-soal UN dengan baik," kata M. Nuh ketika melakukan sidak di SMP Negeri 30 Kecamatan Koja di Jakarta Utara, Senin.
Mendikbud meminta pelaksanaan ujian nasional SMP itu dapat dikawal dengan ketat dan baik agar tidak ada siswa yang melakukan tindak kecurangan selama mengerjakan ujian.
"Saya mohon agar pengawasan dapat dilakukan dengan seksama agar tidak terjadi kecurangan dalam pelaksanaan UN SMP ini," ujarnya.
Dia memeriksa persiapan naskah soal ujian dan kesiapan pengawas di sekolah tersebut.
"Saya juga mengucapkan terimakasih pada kepala sekolah, guru-guru, dan pengawas yang telah berusaha melaksanakan tugasnya dengan baik," lanjutnya.
Dalam sidak itu, Mendikbud memimpin doa untuk memulai hari pertama pelaksanaan UN tersebut.
Dia juga sempat bercengkrama dengan beberapa siswa SMP Negeri 30 Jakarta yang sedang menunggu waktu dimulainya ujian.
M. Nuh memastikan bahwa pelaksanaan UN untuk tingkat sekolah menengah pertama dapat dijalankan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.
"Hari ini pihak Kemendikbud (Kementerian Pendidikan dan Budaya,red) merasa senang karena tidak ada lagi penundaan pelaksanaan UN. Tidak ada lagi jadwal UN yang digeser," katanya.
Pada kesempatan itu, pihak SMP Negeri 30 Jakarta Utara menyampaikan bahwa ada 164 siswa yang mengikuti ujian di sekolah itu.
Jumlah sekolah menengah pertama yang melaksanakan UN di beberapa kecamatan di Jakarta Utara, antara lain Kecamatan Koja 32 sekolah, Kecamatan Cilincing 33 sekolah, Kecamatan Kelapa Gading 21 sekolah.
Dalam inspeksi pelaksanaan UN sekolah menengah pertama itu, Mendikbud juga mengunjungi SMP Al-Khairiyah.
Mendikbud juga menekankan pentingnya kejujuran dan kepercayaan diri kepada para siswa dalam mengerjakan soal ujian.
"Kita semua harus jujur pada diri sendiri ketika mengerjakan soal, konsentrasi pada soalnya sendiri. Tidak perlu melihat soal temannya karena soalnya pasti berbeda," tutur M. Nuh.
Ujian nasional SMP akan dilaksanakan secara serentak mulai dari Senin, 22 April hingga Kamis, 25 April dengan empat mata pelajaran yang diujikan, yaitu Bahasa Indonesia pada hari pertama, Bahasa Inggris pada hari kedua, Matematika pada hari ketiga, dan IPA pada hari keempat.(rr)
Postingan populer dari blog ini
Pilih Kelas
TEMPO.CO, Tasikmalaya - Profesi sebagai tukang ojek, lazimnya dijalani oleh kaum Adam. Namun di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, ada seorang wanita yang berprofesi sebagai tukang ojek. Dia bernama Ade Cita, warga Kampung Cibuyut, Desa Cileuleus, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya. Usianya baru 32 tahun. Ade sudah ngojek sejak tahun 1998, atau saat usianya baru 15 tahun. "Saya tidak melanjutkan sekolah ke SMA. Lalu saya bantu-bantu orang tua dengan berjualan kue bikinan tetangga. Jualan kecil-kecilan," kata dia saat ditemui di rumahnya, Ahad, 21 April 2013. Sambil jualan, Ade belajar mengendarai sepeda motor milik bapaknya. Setelah bisa, dia berinisiatif menjadi tukang ojek. Dia menggunakan sepeda motor bapaknya, jenis Honda buatan tahun 1970, untuk mengojek. "Dulu saya mangkal, tapi sekarang punya langganan sendiri," ucap dia. Awalnya, hanya tetangganya saja yang menjadi langganan ojek. Kini sudah banyak pelanggan dari luar kampungnya yang biasa diantar ...
Komentar
Posting Komentar